0
Pendakian gunung ungaran 2050mdpl
Posted by Unknown
on
21.23
Gunung ungaran merupakan salah satu gunung yang terdapat dijawa tengah, Gunung ungaran berada di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. Ketinggian gunung ungaran adalah 2050Mdpl. Walau hanya 2050mdpl namun jalur yang dilewati lumayan membahayakan, dengan jalan yang sempit dan disisi kanan terlihat jurang yang begitu membahayakan. Jalur menanjak yang berbatu juga sangat melatih otot kaki untuk selalu kuat dan waspada.
Gambar 1. Penampakan Gunung Ungaran, 2050Mdpl
Saya berangkat dengan rombongan teman kelas dikampus, berjumlah 14 orang. Yaitu Saya, Danang, Arif, Aziz, Adin, Iqbal, Dharu, Amor, Andi, Putri, Halimah, Intan, Aning dan Brigith. Kami berangkat 28-29 september 2013 sekitar pukul 14.45 WIB dari sekitaran Undip.
Gambar 2. Ketika kumpul dan briefing pertama sebelum berangkat ke Ungaran.
Waktu yang ditemput dari tembalang ke Ungaran kurang lebih 1 jam. Kami langsung menuju pos mawar, dimana pos mawar adalah titik awal pendakian dan tempat parkir motor ataupun mobil bagi yang membawa. Sekitar pukul 16.00 WIB kami sampai di Pos mawar. Kami istirahat sejenak sekaligus gantian sholat ashar, Karena musholanya kecil hanya cukup kurang lebih 7-8 orang.
Gambar 3. Inilah penampakan kenarsisan teman saya ketika di pos mawar
Setelah semua selesai Sholat ashar, kami kumpul dan cerita serta briefing agar perjalanan ini lancar jaya tanpa ada halangan apapun. Kami memutuskan mendaki setelah waktu Isya, karena temen temen saya termasuk saya mengincar melihat sunrise dipuncak sana.
Gambar 4. Inilah penampakan Aziz ketika berkumpul menantikan Isya
Gambar 5. Inilah kenarsisan teman cewek yang ikut mendaki
Waktu berjalan dengan cepatnya hingga tak terasa waktu magrib pun tiba, kami kemudian Sholat magrib dan lagi lagi harus bergantian dengan pendaki lainnya. Setelah magriban kami kumpul lagi dan bercanda satu sama lain sekalian menunggu waktu isya tiba. Akhirnya kumandang adzan Isya terdengar dari kejauhan, kamipun bergegas sholat Isya. Saya, andi, putri, halimah, aning, intan dan brigith sholat di mushola pos mawar. Sedangkan Danang, Arif, Aziz, Iqbal, Dharu dan Amor sholat diluar dengan beralaskan matras.
Sekitar pukul 19.00 WIB kami briefing sekali lagi untuk memutuskan pendakian segera dimulai. Berdoa adalah hal yang sangat penting. Kami berdoa bersama dan akhirnya kami siap untuk mendaki gunung ungaran 2050mdpl.
Udara dingin mulai terasa ketika mendaki, namun itu tidak meruntuhkan semangat kami untuk mencapai puncak gunung ini, medan yang dilewati harus membuat kita waspada, karena jalan setapak yang dilewati sangat sempit dan disisi kanan terdapat jurang yang dapat membahayakan apabila tidak waspada.
"..Breaaak". teriak temanku dari belakang.
Halimah yang berada dibelakang merasakan sesak nafas, akhirnya kami break sejenak untuk istirahat. Setelah konfirmasi kalau halimah kuat jalan akhirnya kami lanjutkan perjalanan. Kebetulan itu malam minggu jadi banyak yang mendaki, saling sapa antar sesama memang sangat jarang terelakkan.
Kami melanjutkan perjalanan, medan semakin terlihat menantan, naik turun jalan bebatuan. Terlihat semua anggota masih sangat kuat, kami terus jalan dan sampai di sumber mata air gunung sekitar pukul 20.45 WIB. Disini kami memutuskan untuk istirahat sejenak
Gambar 6. Inilah penampakan ketika istirahat disumber air gunung ungaran
kurang lebih setengah jam kami istirahat, kamipun melanjutkan perjalanan. Medan yang ditempuh menanjak dengan alaskan berbatuan, disisi kiri dan kanan adalah kebun teh. Terlihat semangat dari teman-teman saya dan sayapun ikut terdorong semangatnya.
Pukul 22.10WIB kami sampai di kaki gunung ungaran. Disini kami memutuskan untuk mendirikan tenda untuk istirahat. karena tampak keletihan diantara teman saya. Tenda kami dirikan 2 sekaligus, dan yang cewek mendapat bagian masak memasak. Disinilah dapat terlihat teamwork yang sebenarnya.
Gambar 7. Penampakan kenarsisan saya dan teman didepan tenda menunggu makan :p
Hampir semua anggota tertidur lelap ditenda. Maklum capek bawa tas carrier haha
Sekitar pukul 02.20 WIB saya paling pertama yang dibangunin oleh teman saya Iqbal. dalam kondisi yang belum siap dan baru tidur sebentar, saya terbangun dalam kondisi pusing dan lemas. Sementara teman yang lain masih dengan pulasnya tidur.
dan akhirnya semua anggota terbangun, bersiap untu muncak yang memakan waktu kurang lebih 1-2 jam.
semua anggota berangkat kepuncak kecuali putri, halimah dan andi. Mereka memutuskan untuk tetap ditenda untuk istirahat dan menjaga barang yang ditinggalkan.
02.40 WIB kami lanjut jalan ke puncak dengan semangat yang membara untuk mengalahkan suhu dingin yang semakin menyerang. diperjalanan semakin banyak para pendaki yang menuju puncak, sehingga kami harus antri untuk melewati jalan yang berbatuan besar dan menanjak. batuan dan pohon kami lewati, semangat terus membara melewati jalan yang semakin sempit.
03:57WIB kami tiba dipuncak, namun dipuncak telah penuh dengan tenda para pendaki yang telah dulu datang. Akhirnya kami stay dibawah yang tidak jauh dengan puncak. Langit masih gelap belum berani menampakkan sinar kehidupan.
Gambar 8. Sedikit narsis dipuncak dengan background Sunrise :p
Gambar 9. Cahaya kehidupan mulai menampakkan wujudnya
Gambar 10. Inilah yang wujud cahaya kehidupan, mengintip dan siap menyerang
Gambar 11. Dipuncak, penuh dengan tenda para pendaki yang telah dulu sampai
Jam telah menunjukkan pukul 07.45WIB, kamipun memutuskan untuk turun dari puncak. Alat alat yang dikeluarkan dimasukkan kembali kedalam carrier. Semangat kami belum luntur karena jalur turun memerlukan waktu yang lebih sedikit dari jalur mendaki.
Gambar 12. Yang mendaki dan yang turun saling rebutan jalan :p
Gambar 13. Tampak 5 temanku saling bantu menuruni batu besar yang menghalangi :p
Gambar 13. Dari atas dapet zoom 2 tenda unyu unyu dibawah yang kami tinggal :p
Kami lanjut perjalanan turun ke Pos mawar, sampai di pos mawar sekitar pukul 13.30 WIB. Sholat Dzuhur dan setelah Dzuhur kami akhirnya pulang ke tembalang. Dan akhirnya tepar semua dikos masing masing.
Baiklah, itulah perjalanan yang mengasyikkan. Thanks My Friends, Thanks Ungaran Mountain.
Tunggu perjalanan selanjutnya :D Assalamualaikum Wr Wb -Aris Ardianto-
Posting Komentar